5 Manfaat Menggunakan Waterproof Sika pada Lantai Bangunan

Pernah mendengar waterproofing untuk bangunan? Bagi orang awam mendengar kata waterproofing pasti mengarah pada cat genteng anti air. Bisa juga cat khusus untuk atap dalam mencegah kebocoran dan mengatasinya. Namun waterproofing lebih dari itu dan merupakan makanan sehari-hari bagi tukang bangunan.

Cat waterproofing memang ada tetapi bukan hanya itu saja jenisnya. Ada waterproof integral dan waterproofing membrane bakar. Jenis waterproofing tersebut adalah yang paling umum digunakan dan tersedia dalam berbagai macam merk. Baik sika dan membran bakar digunakan untuk melapisi lantai beton pada bangunan sehingga lebih tahan air. Menghindari kerusakan beton akibat genangan air dan tidak membuat lantai menjadi licin.

Waterproof sika adalah bahan yang berbentuk bubuk dan harus dicampur air sebelum diaplikasikan. Bentuknya mirip sekali dengan semen tetapi setelah diaplikasikan pada lantai beton akan membuatnya semakin kuat dan tahan terhadap masalah air. Membuat beton tidak mudah berjamur dan bertahan lebih lama.

Waterproofing membrane bakar berbentuk lembaran yang proses aplikasinya perlu dibakar. Menggunakan membrane bakar membutuhkan ahli khusus karena prosesnya harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Fungsinya juga sama yaitu menahan air sehingga tidak merusak lantai beton.

Macam-Macam Manfaat Penggunaan Waterproof Sika

Manakah waterproofing yang akan digunakan akan mempengaruhi banyak aspek. Mulai dari budget, lama proses aplikasi dan ketahanannya. Jika ingin murah, Anda bisa menggunakan waterproofing sika yang aplikasinya tergolong mudah. Mirip dengan aplikasi semen biasa karena hanya perlu dicampur dengan air.

Ada banyak manfaat yang akan didapatkan juga menggunakan sika sebagai pelapis lantai beton agar tahan air. Berikut ini macam-macam manfaatnya.

  • Memiliki banyak fungsi

Tidak hanya dapat digunakan untuk lantai beton, tetapi juga dapat digunakan untuk mencegah timbulnya kebocoran. Bocor seringkali terjadi pada kolam renang, bak kamar mandi, atap beton, dan juga lantai kamar mandi. Khususnya pada kolam renang yang akan terkena air terus menerus. Tanpa waterproof sika, rembesan air akan mudah terjadi pada bagian lantai.

  • Lebih mudah diaplikasikan

Tidak seperti membran bakar yang membutuhkan keahlian khusus. Siapa saja bisa menggunakan sika untuk melapisi beton dengan cepat. Karena proses pengaplikasiannya hanya dicampur dengan air dan bisa dikuaskan saja di atas permukaan beton. Proses pencampuran mudah tidak menggumpal, cukup ikuti instruksi dalam kemasan sika maka dengan cepat Anda bisa mengaplikasikannya.

  • Hasilnya lebih kuat dan keras

Beton yang sudah mengeras membutuhkan lapisan waterproof yang kuat di atasnya. Jika tidak, beton akan mudah retak karena perlindungan yang diberikan tidak maksimal. Waterproof sika akan melindungi beton dengan maksimal karena akan keras setelah kering dan menempel dengan kuat. Lapisan waterproof juga tetap fleksibel dengan perubahan bentuk beton karena terkena cuaca. Jadi dapat dipastikan beton akan bertahan lebih lama.

  • Tidak membuat lantai beton menjadi licin

Penggunaan waterproof bukan hanya melindungi agar beton tidak terkena air dan mudah rusak. Lapisan waterproof yang sudah diaplikasikan dan telah mengering dapat dipastikan tidak akan menimbulkan permukaan menjadi licin. Beton akan tetap aman dipijak walaupun sering terkena air hujan, karena terdapat kandungan anti jamur dalam sika. Efek licin karena jamur pada beton tidak akan muncul.

  • Masih bisa diberikan cat

Warna dari sika yang telah diaplikasikan membuat lantai menjadi abu-abu. Warna ini tersebut seringkali kurang menarik atau kurang cocok dengan desain. Oleh karena itu, Anda bisa menambahkan warna di atasnya, jadi setelah sika mengering cukup cat permukaannya. Anda bisa memilih warna apa saja yang sesuai dengan kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *