Cara Mengembalikan Yang Alumunium Penyok

Bahan baku alumunium menjadi pilihan untuk banyak barang-barang yang tiap hari kita gunakan. Misalnya, barang-barang di dapur, mulai dari panci, kompor, kulkas, dan masih banyak lagi. Tak ketinggalan juga dengan mobil, jendela, dan kusen alumunium. Barang-barang dan alat-alat tersebut kita selalu gunakan tiap harinya.

Nah, saking seringnya intensitas penggunaan alumunium ini juga mengakibatkan masalah-masalah yang timbul. Salah satunya adalah penyok alumunium. Hal ini merupakan wajar adanya. Ambil contoh panci, tak jarang kita menjatuhkannya bukan? Sama hanya dengan mobil, yang tak pedui seberapa baik kita menjaganya, selalu saja ada yang membuatnya penyok.

Sebenarnya, alumunium yang penyok apakah bisa diperbaiki? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut. Yuk kita pahami terlebih dahulu mengenai bahan alumunium.

Dari Peralatan Dapur hingga Bahan Penyusun Rumah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kita bisa menemukan banyak berbahan alumunium di rumah kita. Coba lihat-lihat kembali, dari Anda masuk bagian depan rumah, sampai ke bagian belakang, barang-barang apa saja yang menggunakan alumunium? Pastilah banyak. Sebab sifat alumunium sendiri yang praktis dan cocok digunakan sebagai bahan penyusun kebutuhan kita.

Bila kita terbiasa dengan barang dapur berbahan alumunium, kini bahkan ada pula jendela berbahan alumunium. Tambah lagi, harga jendela alumunium ini pun variatif, dan tergolong murah. Selain itu, penggunaannya dapat disesuaikan dengan desain rumah.

Jadi, bila dulu kita sering menjumpai jendela berbahan kayu, kini jendela berbahan alumunium dapat menjadi alternatif lainnya.

Keunggulan Alumunium

Pasti ada alasan mengapa bahan alumunium digandrungi oleh banyak dari kita. Hal ini tentu tak jauh dari keunggulan alumunium sendiri. Yang pertama, alumunium tentu akan tahan terhadap keropos sehingga rayap pun tidak akan memakan bagian berbahan aumuniu. Karena sifatnya yang tahan lama, alumunium bentuknya tidak akan menyusut ataupun berubah melengkung. Termasuk juga penggunaan dalam kusen alumunium. Hal ini tentu berbeda dengan bahan kayu, yang akan melengkung jika cuaca ekstrim melanda.

Yang kedua, pemasangan alumunium tergolong ekonomis. Harga jendela alumunium yang murah misalnya. Dalam proses pembuatan, pemasangan, hingga perawatannya sangat terjangkau. Karena seain murah juga tahan lama.

Kelemahan Alumunium

Ya, walaupun alumunium tergolong digemari karena keunggulannya dibanding bahan-bahan lain, tetap saja alumunium memiliki kelemahan. Pada kusen alumunium, kekuatannya terletak pada sekurp fischer, di mana yang diandakan hanyalah kekuatan sekrup yang dibor lalu ditanam bersama dengan kusen tersebut. Belum lagi ketika melakukan ini, dinding harus diplester terlebih dahulu. Artinya, pemasangannya harus benar sesuai dengan presisi agar tidak mengalami bocor dan kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi lainnya.

Selain itu harga, pemasangan yang tidak tepat juga akan membuka potensi air hujan yang merembes. Terakhir, alumunium juga dapat penyok.

Bisakah Mengembalikan Aluminum yang Penyok?

Semahal apa pun harga jendela alumunium, tetap saja akan berpotensi penyok. Hal inilah yang menjadi kelemahan alumunium. Namun, bukan berarti hal ini dapat diatasi. Penyoknya alumunium dapat diatasi loh. Semuanya bergantung pada jenis alumunium yang mengalami penyok tersebut.

Misalnya penyok pada kulkas, penangannya dapat dilakukan hanya dengan menggunakan udara panas atau es kering. Yang dilakukan hanya menempelkan salah satu dari keduanya di daerah yang penyok. Hal ini dilakukan selama 1 menit hingga alumunium kembali ke bentuk semula. Pada mobil, bisa menggunakan hair dryer loh! Tinggal menambahkannya dengan cairan karbondioksida. Caranya dengan menempelkannya juga sela 3-5 menit.  Lalu menekan-nekannya sampai kembai ke bentuk semula.

Nah jadi, bagaimana? Sudah mengetahui kelebihan alumunium dan siap mempraktekan cara mengembalikan penyoknya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *